Home / berita umum / Seorang Anak di Depok Tewas Usai Dianiaya Ayah Tirinya

Seorang Anak di Depok Tewas Usai Dianiaya Ayah Tirinya

Seorang Anak di Depok Tewas Usai Dianiaya Ayah Tirinya – Polisi menyebutkan Hari Kurniawan (20) sudah sempat menganiaya anak tirinya sebelum membantingnya sampai wafat. Hari Kurniawan mengakui tengah mabuk waktu membanting anak tirinya itu.

“Info istrinya yang dua hari sebelum peristiwa itu pun dibanting, jadi ia 2x membanting korban, dijerembabkan di kasur,” kata Wakapolresta Depok, AKBP Arya pada wartawan di Polresta Depok, Jalan Margonda Raya, Pancoran Mas, Depok, Senin (11/2/2019).

Arya menjelaskan insiden Hari membanting anaknya yang berusia dua tahun itu berlangsung pada Jumat (8/2). Peristiwa itu bermula dari bercekcok aktor dengan istrinya pada dua hari awal mulanya. Ia lalu melampiaskan kemarahannya dengan membanting korban di muka istrinya.

“Nah ia bertindak pada korban saat itu awalannya pada kemarin, sudah sempat aktor ada bercekcok mulut, selalu istri dari korban pun tuturnya jika anak kamu diginiin ingin gak begitu,” papar Arya.

Pada Jumat (8/2), Hari membanting korban kembali dengan fakta tidak ada makanan di dalam rumah. Waktu itu istri Hari tidak sedang ada di dalam rumah hingga ia melampiaskan emosinya dengan menganiaya korban.

“Aktor geram kembali, bukan ke istrinya justru ke anaknya itu pada akhirnya, dicubitin, dipukul, disiksa, dibanting ke kasur, lalu nafas mulai lemah waktu itu, kejang kejang,” jelas Arya.

Arya menuturkan korban wafat sebab ada darah yang masuk ke kepala. Diluar itu, hasil visum pun tunjukkan ada sisa penganiayaan dibagian paha.

“Yang mengakibatkan kematian itu ada cairan yang rembes ke kepala korban, sebab dibanting selalu ada cairan darah yang rembes ke kepala, lainnya lain ada sinyal penganiayaan pun, seputar paha,” kata Arya.

Selain itu, Hari Kurniawan mengutarakan faktanya tega membunuh anak tirinya sendiri. Hari mengakui tengah mabuk serta jengkel karena bercekcok dengan istri sebab permasalahan ekonomi.

“Mabuk saya mabuk minuman, selalu bercekcok sama bini permasalahan ekonomi,” papar Hari.

Hari pun terasa iri sebab istrinya sering pilih kasih dalam merawatnya. Diluar itu, ia menganiaya korban sebab terasa dengar bisikan.

“Ya sebab iri-irian, iri-irian perumpamaannya pilih kasih, milih milih, istri sempat juga aniaya anak saya, lantas seperti ada yang bisikan, selalu saya banting,” jelas Hari.

About admin

Judi Slot Online